RSS

My Precious Mom…

21 Des

Assalamualaikum Mama…

Bagaimana kabar Mama? Apa sehat-sehat saja? Pertanyaan-pertanyaan ini sebenarnya hanyalah pengulangan dari pertanyaan yg Mama selalu tanyakan padaku…hampir tiap hari. Mungkin buatku yg selalu mendengarnya untuk kesekian kalinya, pertanyaan tersebut terdengar biasa…tapi mungkin buat Mama, ini adalah pertanyaan yg sangat penting…karena kalau tidak tahu, Mama tidak bisa tenang. Mungkin itu-lah Mama…Mama-ku yg selalu menanyai kabarku, menanyai kabar anak-anaknya…entah mau di benua manapun…Mama tak peduli…karena Mama ingin tahu…berita buah hati Mama…yg telah Mama buaikan…Mama besarkan, sampai detik ini……Oh Mama…

Aku tak terlalu ingat masa bayi-ku…mungkin hanya beberapa peristiwa ‘penting’ yg sempat terekam di otak-ku, dan terkadang terputar kembali disaat aku bermimpi dalam tidurku.

Suatu waktu aku mengalami De Ja Vu, seperti orang yg merasa sangat kedinginan…dan kulihat ada tangan-tangan besar yg sedang mencoba memasangkan sweater tebal ditubuhku…lalu memelukku hangat….

Suatu waktu, aku merasa seperti terjatuh dari tempat yg tinggi…rasanya kepala ini bergetar keras, dan aku bingung ingin mengatakan bahwa kepala dan badanku sakit…yg keluar hanya suara tangisan tanpa nada dan arti…mencoba memberitahu bahwa aku jatuh…lalu terdengar derap langkah tergesa-gesa dan kembali tangan-tangan besar itu meraihku yg tak berdaya…memelukku erat sambil mengatakan sesuatu yg membuatku merasa aman…saat itu mungkin aku tidak tahu apa yg diucapkan Mama, yang kutahu hanyalah…aku merasa sakit disekujur tubuhku mulai menghilang…lalu aku pun tertidur……

Mama-ku sayang…

Mama selalu memberiku semangat disaat aku mulai bisa merangkak…membimbingku disaat aku mulai belajar berjalan, menjelaskan berbagai macam benda dan pengalaman baru padaku disaat aku tidak mengerti hal tersebut untuk apa, merapikan barang-barang yg kulempar dan kuserakkan…memasakkan makanan yg kusuka, menemaniku dan membuatkan secangkir minuman hangat disaat aku belajar dan mengerjakan PR, dan selalu menyempatkan diri bersama Papa menceritakan dongeng sebelum tidur…untuk kami……. Walau terkadang ada beberapa cerita yg aku sadari terkadang terulang…tapi mendengarkan suara Papa yg bersemangat…dan suara Mama yg lembut…membuat hati begitu tenang…dan akhirnya tertidur…Padahal setelah itu, jauh setelah malam semakin larut…aku terbangun sebentar…dan masih melihat Papa dan Mama…masih berkutat dengan buku-buku…padahal hari itu kalian sangat lelah…….

Aku ingat…Mama punya sebuah buku, dan aku selalu penasaran dengan isi buku itu. Buku itu adalah sebuah buku yg berisi kisah-kisah para raja dan negara-negara mereka. Kisah-kisah heroic yg saat ini mungkin terdengar absurd…tetapi saat itu…kisah-kisah tersebut begitu membuatku terpana. Yg membuatku begitu bersemangat untuk belajar membaca. Mama sering membacakan buku itu jika ada waktu luang…tapi terkadang aku lihat Mama terdiam…mungkin sedang meresapi cerita…saat itu aku tak mengerti, tapi sekarang aku tahu bahwa Mama…mungkin sedang rindu dengan tanah yg ada dalam kisah itu. Ya…itulah pertama kalinya aku mengenal “Nusantara”… yg sering kudengar dari bibir Mama…yg merupakan tanah kelahiran dan kebanggaan Mama…tempat dimana ada Papin dan Nenek, Paman dan Tante, para sepupu…yg hanya kukenal lewat belajar di sekolah. Mama-lah yg selalu menceritakan…bahwa keluarga tidak hanya terdiri dari Papa dan Mama…tapi juga mereka…yg saat itu terdengar begitu jauh di sana…di tanah yg bernama “Nusantara”…negerinya para Raja dan Ksatria……….

Mama-ku sayang…

Mama selalu memberiku semangat…disaat gembira dan sedihku…disaat perih dan sakitku…dan mengatakan bahwa Tuhan itu tidak akan pernah meninggalkan orang-orang yg disayangi-Nya. Selalu ada pelajaran yg ingin disampaikan Tuhan pada hamba-hamba yg disayangi-Nya. “Jadi-lah anak yg baek kalau ingin disayang Allah, Papa, dan Mama,” begitu kata Mama. Ya…Mama mengajariku banyak hal…yg dulu mungkin tak terjangkau oleh pemahamanku…tapi sekarang mulai kusadari… Mama telah mengajarkan padaku…mungkin sejak diriku masih dalam hangatnya rahim Mama…bahwa ilmu itu sangat berarti…jika kita ingin mendapatkan kehangatan Dunia…dan juga keindahan di Akhirat. Karena Tuhan hanya akan memberi petunjuk…pada hamba-hamba-Nya yg mau belajar…dan mengerti…bukan pada orang-orang yg sengaja…membutakan mata, menulikan telinga, dan menutup hatinya…akan tanda-tanda kebesaran dari Tuhan, yg begitu banyak terserak tapi hanya akan terlihat bagi orang-orang yg mau belajar dan bersyukur………

Mama-ku sayang…

Terkadang mimpi buruk itu datang…tatkala disaat aku lengah…tapi juga mungkin itu suatu peringatan dari Tuhan…bahwa Mama begitu sangat berharga…bagiku….karena jika tidak…mungkin aku akan mengalami pengalaman yg lebih parah lagi….dan aku tahu bahwa aku tak kan sanggup menghadapinya…jika tidak karena Mama……………

Aku terkadang teringat malam itu… waktu aku begitu kecil…malam disaat hujan mengguyur begitu deras…begitu membutakan pandangan…dari apa yg terlihat dari depan kaca mobil. Yg aku ingat, aku mengantuk dan tertidur dipangkuan Mama…lalu semua terjadi begitu cepat…Mama memeluk menutupiku sampai aku tak bisa bernafas…aku terbangun…suara benda berat beradu…menghantam bagian depan dan sebagian pintu mobil…lalu sesaat kemudian semuanya terdiam…yg terasa hanyalah air hujan yg merembes masuk dari celah yg remuk…sekujur badanku sakit…aku melihat Papa…Mama…Kakak…tak ada satu pun yg bergerak…begitu banyak bau aneh dimana-mana…aku memegang Mama dan berbisik, “Ma……..”. Mama yg menutupiku dengan tubuhnya hanya terdiam tak bergerak…aku tak mengerti…bingung…takut…begitu banyak pecahan kaca dimana-mana…tiba-tiba kulihat ada sesuatu yg berwarna gelap menetes di tanganku…ada banyak…kukira tanganku terluka…karena aku seperti tidak merasakan keberadaan tanganku…tapi sesuatu itu ternyata merembes dari baju Mama…Mama-ku yg memelukku…aku merintih tapi tak ada yg mendengar…lalu semuanya menjadi gelap……………

Mama-ku sayang…

Yg kuingat, malam itu tiba-tiba aku terbangun di sebuah ‘dunia lain’…dengan bau pembersih lantai yg begitu kuat…sayup-sayup kudengar ada suara yg mencoba memanggilku…aku kenal suara itu…suara Mama yg sedang mencariku…mencoba bertanya pada seseorang yg tak kumengerti kenapa memakai baju putih-putih dan hijau-hijau… Aku melihat ke sebelahku… ternyata ada kakakku… yg sedang ditangani oleh mereka… Kenapa dia tertidur?? Aku teringat Papa…Papa dimana?? Kugerakkan kepala sedikit…aduuuhhh…pandanganku mulai berputar…Kulihat bayangan samar Mama semakin mendekat…suaranya terdengar sudah tidak panic seperti yg tadi kudengar…tapi terdengar begitu lemah…ahh, bau Mama aneh…dan begitu banyak perban dimana-mana…aku mencoba mengangkat tanganku…tapi tak bisa bergerak, sesuatu yg berat dibebatkan padanya…sakiiiittt…aku merintih, mengadu pada Mama…aku begitu tak berdaya…kudengar mereka yg menangani kakak heran melihatku hanya cedera tulang dan sama sekali tak terluka…sedangkan kakak…….tapi aku tahu bahwa aku pasti tak kan bisa kuat menghadapi trauma yg lebih besar lagi jika tidak dilindungi dari depan oleh Mama-ku…Yaa..Mama-ku telah menggantikan aku…mendapatkan luka yg begitu banyak….aku tak tahan melihat Mama…aku merintih…menangis…aku tak ingat Mama mengatakan apa…tapi satu hal yg pasti adalah…aku merasa begitu tenang… begitu damai…karena sesakit dan setakberdayanya aku di ‘dunia lain’ saat itu… tapi aku pasti bisa menghadapinya…karena aku tahu… Mama ada disampingku…….

Ohh Mama-ku sayang…

Jika ingin kutuliskan semua kisah yg ingin kuutarakan dalam benakku…maka seribu buku pun tak kan cukup untuk menampungnya…karena Mama begitu unik bagiku, begitu special…begitu berharga… Tak kan cukup kata-kataku maupun apa yg kulakukan selama hidupku untuk dapat membalas segala keringat, pelukan, semangat, serta kasih sayang yg telah Mama tunjukkan dan berikan sejak aku berada di Dunia ini. Aku tidak ingin seperti orang-orang lain, yg hanya mengkhususkan Hari Ibu untuk mengatakan suatu yg special pada ibu mereka…dan aku tahu Mama tak kan pernah bosan mendengarkan ucapan “I Love You” dariku setiap hari. Dan bukan juga berarti bahwa aku begitu “childish”…aku hanya ingin mengutarakan perasaan hatiku bahwa Papa Mama begitu berharga………

Mom…….through this page, Evy just wanna say…. thank you very much for every moment, every token, every experience, every hug, every tears, and every single thing that you taught me ever since I was a ‘little Sofie’.  And I always want you to know that my First Love is only for you………………….

My Precious Mom (^______^)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 21, 2009 in A page of my day, Evy

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: