RSS

…Yang Tidak Akan Pernah Meninggalkan-Ku….. (1)

25 Okt

Pagi yang cerah….. hari ini aku dibangunkan oleh sebuah sms dari temanku yang menanyakan tentang data penelitian yang akan kami kumpulkan. Hmm..maaf ya wahai teman. Aku sedikit lemas sejak tadi malam sehingga aku tak mampu menjawab sms-mu. Mungkin bukan tidak mampu tapi lebih kepada tidak sadar apakah aku sudah menjawab sms tersebut atau tidak. Karena semuanya serasa seperti mimpi…. Rasa sakit yang beruntun masih menderaku sejak kemaren, dan biasanya jika hal ini terjadi, aku akan mencoba menanganinya sendiri.

Aku teringat kejadian kemaren…. Terkadang aku selalu merasa akan terjadi sesuatu denganku, biasanya badan ini akan memberi sinyal kuning agar aku mulai waspada. Alhamdulillah sekarang saat aku telah dewasa, aku sudah bisa mengatur jadwalku dan mengira-ngira apa yang bisa menjadi pemicu serangan sakit itu. Sehingga untuk hal-hal tertentu, aku sangat berhati-hati. Minggu ini, alhamdulillah aku tidak terlalu capek…. akan tetapi Tuhan selalu punya cara untuk mengingatkanku pada-Nya…. ya Tuhan selalu punya cara yang unik sehingga aku selalu ‘mengalaminya’ dengan perasaan justru bersyukur pada-Nya.

Aku memang orang yang jika bekerja atau sedang fokus pada sesuatu maka akan mencoba melakukannya dengan semaksimal mungkin. Memang aku tahu bahwa manusia itu tidak ada yang sempurna, tapi aku mencoba sedaya upayaku untuk memberikan hasil kerja semaksimal mungkin yang bisa kuberikan. Dalam hal ini terkadang aku mendapat teguran dari ‘Yang Maha Sempurna’ bahwa aku hanyalah seorang manusia. Manusia memang boleh berusaha sekuat tenaga tapi ia juga harus mengingat bahwa Tuhan-lah yang juga menilai dan menentukan takdirnya. Terkadang Tuhan ingin mengingatkan bahwa di segala urusan duniawi ini masih ada Dia yang terkadang tidak terlihat oleh kita akibat dari kesibukan kita sendiri. Biasanya, pada saat aku sedang bersemangat bekerja yang berkaitan dengan hal duniawi, Tuhan selalu akan punya cara untuk ‘mengerem’ semangatku agar jangan sampai kebablasan. Hal-hal tersebut begitu beragam sampai akhirnya aku menemukan suatu pola yang rutin yang Tuhan coba sampaikan padaku. Ya… Tuhan tidak pernah meninggalkanku. Jika ada suatu perumpamaan yang mengatakan bahwa Tuhan itu sangat dekat, bahkan lebih dekat dari urat nadi leher kita sendiri…maka itu benar adanya. Jika engkau selalu melatih hati dan diri ini untuk selalu mengingat pada-Nya disetiap kegiatanmu, maka engkau akan merasakan kehadiran-Nya. Hal itulah yang akan membuat kita tidak akan berani berbuat dosa dan maksiat serta hal-hal lain yang dilarang-Nya karena kita tahu bahwa Dia ada dan memperhatikan kita. Hal itu jugalah yang memberikan semacam kekuatan berupa keberanian dalam menghadapi apapun bahkan ketakutan kita yang paling besar sekalipun, karena kita tahu bahwa Tuhan selalu bersama kita. Ketakutan dan kepedihan sebenarnya adalah perasaan yang kita ciptakan sendiri, dan sesungguhnya ketakutan yang sebenarnya hanyalah pada Allah. Allah menciptakan perasaan takut, pedih, sedih, gembira, marah, sakit, bahkan perasaan cinta dalam diri kita hanyalah dengan tujuan agar kita lebih bisa memahami dan memaknai hidup ini dengan lebih indah, dan juga sekaligus menjadi rambu-rambu bagi kita untuk tetap kembali bersyukur pada-Nya yang telah mengajari kita dengan berbagai macam nikmat dan pelajaran yang diperoleh akibat dari hasil perasaan tersebut.

Dalam beberapa minggu ini aku sangat bahagia dengan berbagai macam pelajaran yang telah Tuhan berikan padaku melalui perasaan-perasaan tersebut. Saat aku takut, Tuhan mengajariku untuk mempercayai-Nya dan mempercayai diriku sendiri. Saat aku sedih, Tuhan memberikan keceriaan dari keluarga, teman-teman, maupun lingkunganku. Saat aku bahagia, Tuhan selalu berada ‘disampingku’ sehingga aku merasa begitu bersyukur. Saat aku marah, kesepian, mulai mengerti artinya cinta dan mulai tidak bisa mengendalikan emosiku, Tuhan menyarankan hatiku untuk berwudhu dan sholat serta membaca Al-Qur’an. Dan pada saat hal duniawi mulai mengikis ingatan dan perhatianku pada-Nya, Tuhan tetap berada ditempat-Nya. Ya……. Tuhan tidak pernah meninggalkanku walau bagaimanapun keadaanku maupun perasaanku.

Kemaren Tuhan kembali mengirimkan rasa sakit padaku. Rasa kali ini tidak seperti biasa karena ada rasa-rasa lain yang juga ikut menemaninya. Rasa kesepian, rasa kangen, rasa cinta, rasa marah, rasa bahagia, sekaligus rasa sedih berkolaborasi mengisi hatiku. Campuran begitu banyak perasaan ini begitu baru bagiku karena biasanya aku hanya mengalami satu atau dua perasaan dalam sekali waktu. Semakin kacaunya perasaan ini membuat otakku semakin gila bekerja mengalihkan pikiran dengan membaca dan mengerjakan laporan, sehingga pada akhirnya Tuhan meminta tubuh ini untuk ‘bereaksi’. Ya… otak tidak pernah mau peduli dengan badan, kondisi hati juga terkadang mengabaikan badan, yang notabene adalah wadah yang sudah bersusah payah menampung mereka. Tapi badan tetap bersabar untuk mendukung setiap gerak dan langkah yang ingin dicapai oleh masing-masing anggotanya. Sesuatu hal yang melewati keterbatasan kita pasti akan mendapat perhatian dari Tuhan dan Tuhan akan menegurnya. Akhirnya aku kembali diberikan rasa sakit…. rasa sakit yang begitu perih karena rasa sakit itu membuatku terdiam diranjang tidak bisa melakukan apa-apa kecuali berfikir merenungkan rasa sakit dan perasaan-perasaan yang semula ingin ‘kubunuh’ dengan mengalihkannya pada pekerjaan.

Disaat aku terkapar sendirian, aku mulai berfikir apakah Tuhan ingin memberikan pelajaran-Nya lagi. Aku kembali merunut kegiatanku dan tidak menemukan suatu kesalahan yang kira-kira bisa membuat Tuhan menegurku.

(…Bersambung…)

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 25, 2009 in A page of my day, Evy

 

One response to “…Yang Tidak Akan Pernah Meninggalkan-Ku….. (1)

  1. ahnku

    Oktober 25, 2009 at 6:49 am

    hemm…. salam kenal dulu deh,,, baru baca…

     

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: