RSS

Siapakah gerangan dia?

15 Sep

Sesaat aku menghela nafas sembari berhenti sejenak memandang ke langit malam yang sangat indah. Ya, tadi malam bulan Ramadhan telah memasuki fase purnamanya sehingga pemandangan yang terlihat sangat indah. Aku mengayunkan langkahku gontai.. badan ini terasa capek sekali karena hampir seharian aku duduk menekuni data di kampus. Aku hanya berharap semoga malam ini aku diberikan kekuatan untuk tetap melaksanakan sholat Tarawih di masjid kampus.

Sesampainya di masjid, ternyata bilal sudah mengumandangkan iqamat tanda bahwa sholat Isya’ sebentar lagi akan dilaksanakan. Karena tidak terlalu ramai akhirnya aku menetapkan hati untuk mengambil posisi seperti biasa di deretan belakang. Kami pun mulai sholat Isya’…

“Bismillahirrahmanirrahim……………”

Sejenak aku tertegun sementara sang imam meneruskan membaca beberapa ayat pendek dari suatu surah tertentu. Terdengar alunan bacaan ayat suci Al-Qur’an yang begitu indah.. tetapi ada sesuatu dari nada bacaan sang imam yang sekilas membuat sendu telinga yang mendengarkannya. Aku menutup mata… mencoba mendengarkannya dengan hati…. ya bacaannya sangat indah, dengan pengucapan makhraj dan tajwid yang baik.. tetapi ada sesuatu dari alunan tersebut yang ingin diungkapkan oleh sang imam bahwa ia mengerti cerita dan mencoba menggambarkan apa yang ingin disampaikan dari surah tersebut.

Akhirnya bacaan untuk rakaat pertama berakhir. Aku membuka mata seraya ruku’.. dan kaget! Tanpa sadar selama mendengarkan tadi mataku berkaca-kaca, dan akhirnya dua bulir air mata menetes dari kedua mataku saat sedang sujud. Ya Allah, hatiku benar-benar tergetar mendengar bacaan tadi.  Alunan bacaan yang seperti ingin menggambarkan isinya. Aku tidak ingat itu surah apa, tapi sekilas dari bacaan sang imam aku dapat merasakan arti yang ingin disampaikan. Ya, isi surah tersebut sedikit mengingatkan ganjaran bagi orang-orang yang lalai dalam melaksanakan ibadah. Dan begitulah juga alunan bacaan-bacaan berikut sampai dengan akhir rakaat keempat….

Ya Allah, malam tadi ayatmu terdengar begitu sendu namun sangat indah. Hatiku bertanya-tanya siapakah gerangan yang menjadi imam tadi malam. Ingin rasanya aku mendengarkan lagi.. dan lagi, walaupun harus terduduk menangis semalaman di masjid. Sungguh ya Allah, semoga kelak aku mendapatkan pendamping yang suka membaca Al Qur’an dan dapat menghiasi malam-malam hariku dengan alunan indah bacaan ayat-ayat suci-Mu seperti yang aku alami malam tadi. Sungguh, suatu perasaan yang sangat membahagiakan….. Semoga permohonan tersebut dapat menjadi kenyataan, amien….

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 15, 2008 in A page of my day, Evy

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: