RSS

ADAKAH YANG MENDOAKAN KITA??…

25 Jun
Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya
  stroke. Sudah 7 malam dirawat di RS di ruang ICU. Di saat orang-orang
  terlelap dalam mimpi malam, dalam dunia roh seorang malaikat menghampiri si
  pengusaha yang terbaring tak berdaya.  Malaikat memulai pembicaraan, ‘Kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa
  buat kesembuhanmu, maka kau akan hidup. Dan sebaliknya jika dalam 24 jam
  jumlah yang aku tetapkan belum terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal dunia!
  ‘Kalau hanya mencari 50 orang, itu mah gampang .. . ‘ kata si pengusaha ini
  dengan yakinnya.

  Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji akan datang 1 jam sebelum batas
  waktu yang sudah disepakati.

  Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali mengunjunginya; dengan antusiasnya si
  pengusaha bertanya, ‘Apakah besok pagi aku sudah pulih? Pastilah banyak yang
  berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya lebih dari 2000 orang, jadi
  kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti bukan persoalan yang sulit’.

  Dengan lembut si Malaikat berkata, ‘Anakku, aku sudah berkeliling mencari
  suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa buatmu,
  sementara waktumu tinggal 60 menit lagi. Rasanya mustahil kalau dalam waktu
  dekat ini ada 50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu’ .

  Tanpa menunggu reaksi dari si pengusaha, si malaikat menunjukkan layar besar
  berupa TV siapa 3 orang yang berdoa buat ksembuhannya. Di layar itu terlihat
  wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2 orang anak kecil, putra
  putrinya yang berdoa dengan khusuk dan tampak ada tetesan air mata di pipi mereka’.

  Kata Malaikat, ‘Aku akan memberitahukanmu, kenapa ALLAH rindu memberikanmu
  kesempatan kedua? Itu karena doa istrimu yang tidak putus-putus berharap akan
  kesembuhanmu’

  Kembali terlihat dimana si istri sedang berdoa jam 2:00subuh, ‘ ALLAH, aku
  tahu kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik! Aku
  tahu dia sudah mengkhianati pernikahan kami, aku tahu dia tidak jujur dalam
  bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk popularitas
  saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak benar dihadapanMu. Tapi ALLAH,
  tolong pandang anak-anak yang telah Engkau titipkan pada kami,
  mereka masih membutuhkan seorang ayah. Hamba tidak mampu membesarkan mereka
  seorang diri.’ 
  Dan setelah itu istrinya berhenti berkata-kata tapi air matanya semakin deras
  mengalir di pipinya yang kelihatan tirus karena kurang istirahat’.

  Melihat peristiwa itu, tampa   terasa, air mata mengalir di pipi pengusaha ini. Timbul  penyesalan bahwa selama ini bahwa dia bukanlah suami yang baik.

Dan ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya. Malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta istri dan anak-anak padanya.

  Waktu terus bergulir, waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat
  waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini,penyesalan yang
  luar biasa. Tapi waktunya sudah terlambat ! Tidak mungkin dalam waktu
  10 menit ada yang berdoa 47 orang !

  Dengan setengah bergumam dia bertanya,’Apakah diantara karyawanku,kerabatk u,
  teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?’

  Jawab si Malaikat, ‘ Ada   beberapa yang berdoa buatmu.Tapi mereka tidak Tulus. Bahkan ada yang  mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini. Itu semua karena selama ini
  kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik. Bahkan kau tega memecat
  karyawan yang tidak bersalah’. Si pengusaha tertunduk lemah, dan pasrahkalau
  malam ini adalah malam yang terakhir buat dia. Tapi dia minta waktu
  sesaat untuk melihat anak dan si istri yang setia menjaganya sepanjang malam.

  Air matanya tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di
  kursi rumah sakit dan si istri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi
  sambil memangku si bungsu.

  Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba si Malaikat
  berkata,’ ALLAH melihat air matamu dan penyesalanmu !! Kau tidak jadi
  meninggal,karena ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat jam 24:00′.

  Dengan terheran-heran dan tidak percaya, si pengusaha bertanya siapakah yang
  47 orang itu. Sambil tersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang
  pernah dia kunjungi bulan lalu.

  Bukankah itu Panti Asuhan ? kata si pengusaha pelan.
  ‘Benar anakku, kau pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang
  lalu, walau aku tahu tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas saja
  dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri. ‘

  ‘Tadi pagi, salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalau
  seorang pengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU. Setelah melihat
  gambar di koran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah kamu, pria yang
  pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat berdoa buat
  kesembuhanmu. ‘

  Doa sangat besar kuasanya. Tak jarang kita malas. Tidak punya waktu. Tidak
  terbeban untuk berdoa bagi orang lain. Ketika kita mengingat seorang sahabat
  lama/keluarga, kita pikir itu hanya
  kebetulan saja padahal seharusnya kita berdoa bagi dia. Mungkin saja pada
  saat kita mengingatnya dia dalam keadaan butuh dukungan doa dari orang-orang
  yang mengasihi dia.

  Disaat kita berdoa bagi orang lain, kita akan mendapatkan kekuatan baru dan
  kita bisa melihat kemuliaan ALLAH dari peristiwa yang terjadi. Hindarilah
  perbuatan menyakiti orang lain… Sebaliknya perbanyaklah berdoa buat orang
  lain.
  Terima kasih 

  Karena pahlawan sejati, bukan dilihat dari kekuatan phisiknya,tapi dari
  kekuatan hatinya. Katakan ini dengan pelan, ‘Ya ALLAH ya robbi kami mencintai-MU dan
  membutuhkan-MU, terangilah hati hamba-hambamu ini…! !!’.

 Sesungguhnya tidak ada sedikitpun kerugian dalam setiap kebaikan……..
 

 

 

 

PS: To Shofie, thanks for the infos (^_^)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 25, 2008 in Tahukah kamu..?

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: