RSS

BELAJAR KELOMPOK ITU….

31 Okt

Yah, boleh dikatakan kami sudah kembali ke dunia nyata perkuliahan setelah mengarungi minggu ujian yang seperti mimpi (WOI Bangun!!). Hmm… aku kembali menikmati masa-masa kencan dengan si Gaban-Gaban (duh, coba ya bahasa kalian tu dirubah jadi bentuk bahasa buku cerita, pasti asik bacanya…) Eh, kebayang ga sih penjelasan 3 factor CAPM dalam bentuk cerita dongeng? (hehe, ada-ada saja… Bisa-bisa Pak Markowitz ntar kena serangan jantung – eh dia masih ada ga sih??) Sebenarnya banyak tugas ga masalah sih, tapi kendalanya bagaimana kita membagi waktu dengan baik dan mempergunakannya secara efektif dan efisien. Tapi aku jadi sangat merasa kehilangan jam-jam tidurku, yang akhirnya menghasilkan aku yang agak sedikit low batt di kelas. Wah, apalagi kalau ditambah suara dosennya yang mendayu-dayu, dipastikan dalam sepersekian detik aku akan bakal ngorok di kelas (wah Pa, ga pernah terjadi kok! Yang seringnya itu adalah disuruh ke toilet buat cuci mata.. eh cuci muka :P)

Sebagian tugas ada yang bersifat personal assignment, ada juga yang bersifat kelompok. Nah, yang menjadi topik pembicaraan untuk kali ini adalah yang mengenai tugas kelompok. Aku setuju banget tentang pendapat yang mengatakan kalau kita kerja kelompok, hasilnya akan lebih cepat terselesaikan. OK, agree… but actually it’s not entirely true! Why?? Hasilnya sih bagus-bagus aja, tapi proses ke arah itu yang terkadang… malah membutuhkan waktu ‘beratus-ratus tahun’. Masya Allah! Bukannya kita bakal diskusi serius tapi… eh malah ngerumpi di Lab. Komputer (hahaha..). Apalagi kalau kita-kita tu terdiri dari para perempuan yang sebagian sudah jadi ibu-ibu, wah malah tambah seru lagi (ck ck ck!). Aku asik-asik aja sih, apalagi kalau dapat info terbaru mengenai peradaban di sekitarku (huehe, maklum sudah jadi penghuni gua zaman batu). OK, belajar or tugas bareng menurutku positif aja, apalagi dengan begitu banyak cadangan makanan. Tapi mungkin cuma aku yang merasa dampak ‘negatif’nya. Mengenai hal makanan, jika kalian punya pantangan, lebih baik kalian bawa sendiri aja. Hiks hiks… karena keasikan diskusi ini dan itu kemarin, tanpa sadar aku telah menghabiskan setengah bungkus kacang mete temenku tanpa sadar bahwa itu adalah keluarganya kacang. Cih! Sia-sialah apa yang telah kulakukan selama ini… Ga masalah kalau itu bikin gemuk (aku malah senang), tapi ukh…  I hate pimples! Bete.. Bete! Tapi mau bilang apa, namanya rezeki-ku ya aku makan aja! Jadi salah satu dampak negatif belajar bareng buatku adalah : Pertama, mengurangi tingkat konsentrasiku terhadap apa yang aku makan. Kedua, konsentrasi terhadap berjalannya waktu. Ketiga, malah bikin aku tambah panik (T_T)

Untunglah efek dari dampak pertama sudah tidak terlihat lagi. Wah ini pelajaran yang sangat berharga buatku agar aku lebih berhati-hati lagi di masa yang akan datang (Cih, kaya mau apa aja!). OK guys, GANBATTE KUDASAI !!!    

  

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 31, 2007 in Evy

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: