RSS

A TODDLER AND A ROBOT

16 Agu

Hari ini boleh dikatakan agak membingungkan. Aku juga ga tau kenapa, rasanya seperti kehilangan diriku yang sebenarnya. Aku merasa sangat senang di sebagian dari hari ini, tapi dikala lain aku merasa seperti robot yang melakukan sesuatu tanpa perasaan sama sekali. Tersenyum yang tidak berasal dari hati, hal ini yang paling aku benci. Memang sih lagi ada yang mengganjal di kepala….Ada solusi? Haha, malas ah mikirnya! So what gitu-loh!
Yeah, karena harus menyelesaikan beberapa pembayaran, aku mengawali hari ini dengan terpaksa mengantri cukup lama di sebuah bank. Saat aku sedang melepas lelah di sofa, tiba-tiba seorang balita yang begitu lucu berlari ke arahku dengan membawa sebuah balon roket. Begitu berhenti di hadapanku, ia seketika menyerahkan balonnya kepadaku sambil berceloteh tertawa dengan bahasa bayi yang menggemaskan. Rasa lelahku sirna begitu ia tertawa dan mengambil seabrek formulir bank dan menumpukkannya di pangkuanku (duh si balita mau ngapain nih! Ngerampok formulir ya?!). Akhirnya aku mengajaknya bicara dan ia ternyata mencium tanganku sambil menjelaskan sesuatu yang aku kira adalah bahasa bayi untuk memperkenalkan dirinya. Aku ga sadar ternyata aku lagi diperhatikan oleh beberapa nasabah yang lain. Dikiranya aku ibunya kalee ya, hehe! Peduli amat! Senangnya bisa bercanda dengan seseorang yang begitu polos dan lucu. Setelah beberapa waktu bermain dengannya, akhirnya sang bapak datang (kayaknya seorang taukeh), dan membujuk si balita untuk pulang. Ternyata tadi dia sedang sibuk berurusan dengan customer service sampai lupa si balita lari kemana (duh pak, bahaya lho!). Sambil mengucapkan terima kasih, sang bapak dan si bayi melambaikan tangan ke arahku. Yang bikin aku heran, emang tampangku kayak babysitter ya? Waduh, bahaya juga. Haha ada-ada saja. Ternyata Allah telah mengirimkan si balita untuk membuatku tersenyum di awal hari yang aku tahu akan begitu sumpek. Thanks dear baby, for melting a bit of ice in my head.     Walaupun aku sempat menjadi robot yang tidak berperasaan (wah… penggunaan konotasi yang aneh!), tapi paling tidak hari ini berakhir dengan penuh tawa. Para ahli memang tidak salah dalam mengatakan bahwa dengan tertawa bisa membuat kita lebih sehat dan awet muda. Seperti biasa, my students save the day… hahaha ampun deh becandanya. Duh, kalau ga ingat ama posisi diri nih, bisa-bisa tadi aku ketawa kayak orang gila! (Astaghfirullah…) Ga tau juga ya, tapi kalau bersama mereka aku merasa segalanya bisa mengalir dengan baik. Oh how I will miss you all in the future. Yeah… paling tidak kalian berhasil merubah seorang ‘robot’ menjadi ’manusia’ kembali. Thanks dear (^_^)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 16, 2007 in A page of my day, Tahukah kamu..?

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: